Senin, 01 Juni 2009

THE GREATEST LOVE OF ALL

Dalam kesadaran anak-anak, masa lalu itu nyaris terlupakan, dan masa depan itu belum mereka mengerti; mereka hanya hidup sepenuhnya dalam hari ini.

Dalam hal ini, yaitu cara menikmati kehidupan; anak-anak tampil lebih bijak daripada kebanyakan orang dewasa.

Tidak sedikit orang dewasa yang hidup dalam masa lalu mereka, atau yang hidup dalam pengandai-andaian masa depan mereka, dan bahkan lebih banyak lagi yang tidak menyadari bahwa dia seharusnya hidup dengan sepenuhnya hari ini.

Tetapi, anak-anak hidup di hari ini, di saat ini.

Dapatkah Anda membayangkan kesulitan yang harus dihadapi oleh seorang anak yang tinggal bersama orang tua yang masih hidup dalam penyesalan tentang masa lalu mereka?

Dan dapatkah Anda mengharapkan seorang anak untuk tumbuh menjadi seorang dewasa yang penuh kepercayaan diri, jika dia menyaksikan kelemahan semangat orang tuanya yang tidak berharapan baik tentang masa depan mereka?

Apakah yang Anda janjikan kepada bayi Anda, pada hari kelahirannya?

Adakah Anda menjanjikan kebesaran baginya? Atau, apakah Anda janjikan bahwa dia akan pulang ke rumah yang diisi oleh orang tua yang bergembira untuk membantunya mencapai apa pun kebesaran yang diinginkannya? Apakah yang Anda janjikan kepada bayi itu?

Tidak ada seorang pun yang demikian jahat - sehingga mampu melihat kedalam mata kecil bayi-nya, dan berkata: “Aku akan membuat mu menderita. Aku akan membuat mu melihat sisi-sisi buruk mu saja. Aku akan membuat mu merasa tidak cukup baik untuk apa pun. Aku akan pastikan kamu tahu bahwa kamu lah sumber dari semua masalah ku. Aku akan menyalahkan mu untuk semua kesulitan ku. Aku akan membuat mu menyesali kelahiran mu di dunia ini.”

Sulit dibayangkan bahwa ada orang yang mampu menjadikan dirinya sejahat itu pada hari kelahiran anaknya. Tetapi, ternyata, tidak sedikit orang tua yang betul-betul bersikap dan berlaku yang menjadikan bayi-bayi lucu itu menyesali kelahiran mereka.

Dan yang paling menyayat hati, adalah bila tubuh-tubuh mungil itu gemetar lemah penuh kesedihan - karena mereka mulai menerima bahwa mereka lah penyebab kesusahan orang tua mereka, dan bahwa mereka memang pantas untuk mendapatkan perlakuan buruk yang telah mereka terima.
Sesungguhnya, di manakah kau tinggalkan hati mu?

Anda bisa melihat citra sang orang tua dengan memperhatikan perilaku anak-anak mereka.

Satu-satunya cara untuk menumbuhkan seorang anak yang baik adalah menjadikannya seorang anak yang berbahagia. Dan satu-satunya cara untuk menjadikannya berbahagia adalah menjadikan diri Anda seorang dewasa yang bersikap baik kepadanya.

Seorang bayi adalah peniru yang setia. Dia tidak mengenal cara-cara awal yang lain untuk belajar dari kita, kecuali melalui pengamatan dan peniruan dari apa pun yang kita tampilkan kepadanya.
Dia hanya seorang bayi. Bagaimana mungkin Anda bisa berharap bahwa dia mengetahui perbedaan antara yang baik dan yang buruk - tanpa bantuan?

Dia tidak memiliki informasi awal yang akan mengingatkannya bahwa sebagian orang dewasa bukan lah contoh yang baik; bahwa sebagian dari mereka akan mengajarkan hal-hal yang membuatnya digolongkan bersama mereka yang direndahkan. Dan bahkan ada pembelajaran dari mereka yang disebut dewasa itu - yang akan menjadikan diri sang anak lebih sesuai bagi penjara.

Sesungguhnya kita sedang mencari seorang pahlawan bagi diri kita.
Kita membutuhkan seseorang untuk kita hormati.

Anak-anak tanpa pahlawan - sedikit sekali yang akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi dewasa yang bangga dan membanggakan.

Mereka membutuhkan seorang dewasa yang bisa mereka kagumi. Mereka membutuhkan seorang kuat, yang bersamanya - mereka merasa terlindungi.

Mereka membutuhkan seorang sahabat dewasa yang akan menuntun dan mendorong mereka untuk tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang kuat dan mandiri. Mereka membutuhkan seorang teladan.
Mereka, anak-anak kita itu - lebih membutuhkan seorang pahlawan untuk mereka teladani, dan bukan seorang kritikus yang semena-mena merendahkan diri-diri kecil yang tidak terlindungi itu - hanya karena yang lebih tua itu - mampu mendatangkan penyiksaan yang tak terlawankan.

Jadikan lah diri Anda orang tua yang mencontohkan kegembiraan dalam memenangkan kualitas kehidupan yang baik, agar anak-anak kita juga bersemangat menjadikan diri mereka tumbuh dengan tubuh yang sehat, cara pandang yang jernih, dan pemikiran yang cemerlang.

Bagi seorang anak, tidak ada seorang pahlawan yang lebih agung daripada seorang dewasa yang berlutut membantunya, dan berbisik “Ketahui lah bahwa aku sangat menyayangi mu.”

DIA MENJADIKAN DIRINYA DITERIMA

………..

Tanda pertama bahwa seseorang memikirkan kualitas masa depannya, dan bersungguh-sungguh bertindak untuk memantaskannya bagi peran-peran yang baik dalam kemanusiaan adalah:

Dia menjadikan dirinya DITERIMA.

Diterimanya diri kita adalah awal dan syarat bagi semua kenaikan kelas kita dalam kehidupan.

Jika kita ingin mencapai kelas yang baik, maka pastikanlah bahwa diri ini diterima di kelas itu. Jika kita ingin diri ini berpengaruh seluas mungkin, maka pastikanlah diri ini diterima dengan seluas-luasnya.

Seperti misalnya, janganlah menggunakan bahasa yang tidak digunakan di kalangan yang terhormat, jika kita ingin bergaul dengan mereka yang terhormat, dan kemudian menjadi sahabat dengan mereka yang terhormat, atau kemudian mungkin menikah dengan mereka yang dari kalangan yang terhormat.

Cobalah jawab ini, di kalangan-kalangan yang mapan dan yang memiliki gerakan ke atas yang baik, apakah mereka menggunakan nama yang sembarangan bagi diri mereka?

Nama adalah tempat ditujukannya semua kebaikan. Maka janganlah Anda menggunakan nama yang membuat orang jengah mengenalkan Anda sebagai rekannya, atau membuat mereka ragu mengenai keseriusan Anda, atau karena memang Anda tidak ingin dikenali karena banyak tanggung-jawab yang harus Anda hindari.

Apakah semua tokoh kuat yang ingin Anda tiru karirnya itu, menggunakan nama dalam Facebook atau alamat emailnya, seperti ini:

Dodol Aje, Sendal A lot, Joko-kak-kak, Wati-wkwkwk,

LadyKiller@IWish.com, matinggakapa@hopless.org, biarin@nohope.co.au

Kemudian, apakah Anda tidak khawatir bahwa orang mengira Anda demikian sangat harus berhemat, sehingga harus menyingkat segala sesuatu menjadi cukup satu kali kirim dalam sms, padahal Anda menulis di Facebook dan email yang tidak membatasi?

Seperti yang pernah saya baca: Q gk m mt dl, km aj yg mt dl ya?

Perusahaan-perusahaan besar membayar triliunan rupiah setiap tahun agar mereka diperhatikan, lalu mengapa Anda mempersulit orang lain untuk memperhatikan dan mengerti Anda, dan berharap orang akan bersabar untuk meluangkan waktu bagi orang yang tidak mempermudah orang lain?

aKu mEnGHRapKn KSEdiAaNmU uNtUk mMpRHtiKanKu, wAlaU aK TdK pRDli sM dRiKu SeNDRi

Maka sadarilah bahwa penerimaan juga bertingkat-tingkat.

Yang sederhana, hanya mengharuskan Anda membangun kesederhanaan yang mereka kenal dan hargai. Yang lebih kompleks, akan menuntut kita mengerti lebih banyak lagi tata cara untuk menjadi ‘one of them’.

Perhatikanlah, orang-orang yang berada di atas itu; sebetulnya mereka semua sama atau mirip dengan kita – bahkan tidak sedikit yang berpendidikan di bawah kita, tetapi mereka membawa diri mereka dengan cara-cara yang diterima di kelas-kelas yang mungkin masih mencanggungkan kita saat ini.

Maka, pastikanlah bahwa kita membangun kebiasaan pribadi yang meluluskan kita untuk sesuai dengan kelas kehidupan yang ingin kita capai.

Kelas-kelas itu bukanlah kelas finansial, tetapi kelas kematangan dan kemapanan pribadi; yang dari sana lah akan dicapai semua kelas kehidupan yang lain.

Memang tidak mudah bagi siapa pun untuk meninggalkan yang sudah biasa baginya, tetapi jika yang biasa itu telah lama menggelisahkannya, maka hari ini adalah hari untuk memulai perjalanan naik berikutnya.

Maka marilah kita pastikan diri kita ini – menjadi pribadi yang diterima di pergaulan dan kelas yang seluas mungkin.

……….

Jika Anda masih tertarik untuk mengetahui tanda kedua dan berikutnya bahwa seseorang memikirkan kualitas masa depannya, mohon Anda berkenan untuk inform saya ya?

CUMA KHAYALAN

MARIO TEGUH GOLDEN WAYS



Lagu Tema : Cuma Khayalan – by Oppie Andaresta

………..

Pembicaraan mengenai khayalan tidak boleh terlalu lama, sesegera mungkin kita harus berbicara mengenai cara-cara memperbaiki rizki.

………..

Marilah kita segera memperbaiki rizki.

Jika kita tidak dibatasi oleh sesuatu, kita akan meledak menjadi apapun yang kita khayalkan. Maka kenalilah hal-hal yang membatasi Anda, lalu strategikan cara-cara untuk menjadi pribadi yang lebih kuat daripada batasan-batasan Anda.

Jika kita sedang terbatasi, pasti karena ada yang kita lakukan yang menjadikan kita terbatasi.

Yang jarang dilakukan orang adalah memimpikan menjadi pribadi yang pantas mendapatkan yang diimpikan

………..

Berapa banyakkah waktu yang dibutuhkan untuk berhasil?

Waktu yang dibutuhkan untuk berhasil adalah sama dengan waktu yang dibutuhkan untuk gagal.

Melakukan atau tidak, Anda menggunakan waktu.

Sehingga orang yang berhasil, menggunakan waktu yang sama dengan orang yang gagal.

Semua masa depan adalah kemungkinan.
Tetapi, kualitas kemungkinannya ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini.

Kemungkinan adalah imajinasi plus kerja keras.

………..

Cita-cita adalah impian yang bertanggal.
Jika Anda telah memiliki impian, berilah tanggal bagi pencapaiannya, dan impian itu akan menjadi cita-cita.

Dan, cita-cita adalah keadaan yang dicapai melalui tangga kemampuan. Dan semua rencana Anda adalah proses untuk membangun kemampuan untuk mencapai cita-cita Anda. Tetapi berapa seringkah Anda membatalkan rencana-rencana Anda sendiri?

Kerja keras adalah tiket yang memberikan ijin kepada kita untuk berdiri dalam antrian menuju impian-impian kita.

………..

Dia yang tidak memimpikan yang besar, akan sulit merasa berhak untuk mencapai yang besar.

Anda tidak boleh bernegosiasi dengan impian Anda. Bernegosiasi-lah dengan apa yang harus Anda lakukan untuk mencapainya.

Dan karena kita ditugaskan untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini, pastikanlah bahwa kita memimpikan hal-hal yang besar. Karena impian-impian kecil tidak akan membuat seseorang menjadi pemimpin bagi mereka yang mimpinya besar.

………..

Hidup ini tidak boleh sederhana.

Hidup ini harus hebat, kuat, besar, luas, dan bermanfaat.
Yang sederhana itu adalah sikapnya.

Sehingga, jika semakin besar yang Anda inginkan, harus semakin sederhana sikap Anda.

Sederhananya, lakukan yang harus Anda lakukan, hindari yang harus Anda hindari, lalu perhatikan apa yang terjadi.

………..


Sahabat-sahabat Super Members dan Super Fans terkasih,

Begitu dulu ya? Mudah-mudahan pointers di atas dapat berguna bagi pemuliaan kehidupan Anda dan keluarga tercinta.

Jadikan Hari Ini Masterpiece Anda!

Rasulullah tercinta pernah berkata, kurang lebih seperti ini :
Orang yang hari ini lebih baik dari kemarin ia beruntung/mujur/sukses
Orang yang hari ini sama dengan kemarin dia merugi
Orang yang hari ini lebih buruk dari kemarin, ia celaka


"I challenge you to make your life a masterpiece. I challenge you to join the ranks of those people who live what they teach, who walk their talk." - Anthony Robbins

Suatu ketika, secara pribadi saya berkunjung ke sebuah pameran
seorang pelukis terkenal. Hati saya berdecak kagum mengatakan betapa
luar biasanya hasil karyanya. Saya terpesona dengan keindahan karya
seni yang dihasilkan. Akhirnya, saya sampai diam terpaku di sebuah
lukisan yang merupakan mahakarya (masterpiece) dari pelukis
tersebut. Cukup lama saya diam dan tidak bergeming karena terpukau.

Nah, mungkin setiap dari kita pernah melihat karya lukisan ataupun
mendengarkan musik yang merupakan masterpiece dari seorang yang
menciptakannya. Atau mungkin film yang kita tonton pun pernah Anda
rasakan sebagai sebuah masterpiece yang luar biasa.

Sambil mengingat-ingat maha-karya tersebut, pernahkah terbayangkan
oleh Anda bahwa orang - orang di sekeliling Anda, pada saat ini,
sedang dalam proses menghasilkan masterpiece kehidupannya? Karena
itulah, pertanyaannya diajukan juga kepada Anda. Bagaimanakah dengan Anda?

Bayangkan, betapa luar biasanya jika setiap hari adalah masterpiece
dalam kehidupan kita. Dalam film Dead Poet Society yang sangat
inspiratif, ada satu istilah yakni Carpe Diem, atau manfaatkan hari-
harimu semaksimal mungkin. Intinya, betapa sayangnya jika hidup ini
dilalui dengan hal yang biasa - biasa saja.

Namun, sering bertolak belakang dengan kenyataan ini, kita justru
melihat orang yang melewati hari-harinya dengan semangat dan kondisi
yang biasa-biasa saja, bahkan cenderung penuh keluhan. Berdasarkan
pengalaman, saya mendapat tiga alasan mengapa orang menjadikan hari
ini hanya sebagai hari yang biasa - biasa saja, yang se-'ala kadarnya'.

Tiga alasan

Alasan pertama, mereka terlalu membesar - besarkan masa lalu, entah itu keberhasilan ataupun kegagalan.Berkaitan dengan ini, saya
merasakan orang yang hidup dengan kondisi seperti ini terjebak dalam
kehidupan masa lalunya.

Orang ini mungkin tidak pernah bergerak ke mana - mana. Karena
selalu menganggap hari ini sama seperti masa lalunya. Orang ini suka
bernostalgia. Orang seperti ini pun selalu membangga - banggakan
keberhasilan maupun kegagalan yang diraihnya pada masa lalu.

Memang, hal ini sah-sah saja dan bukanlah hal yang keliru. Hanya
saja disarankan agar kita tidak menjadi terlalu over dengan masa
lalu. Orang yang termasuk kategori ini kejelekannya adalah selalu
terbuai dengan masa lalu, hingga mungkin tidak sadar kalau waktu
terus berjalan.

Dalam workshop Kecerdasan Emosional yang saya pimpin, saya menyebut orang ini sebagai orang yang tidak aware terhadap hari ini, karena terus hidup dalam masa lalunya. Kalau masa lalunya merupakan
keberhasilan, seharusnya bisa dijadikan motivasi untuk meraih
keberhasilan yang lebih lagi dalam kehidupan ini, sehingga setiap
hari dapat menjadi masterpiece.

Pertanyaannya adalah apakah saat ini Anda hidup dalam masa lalu atau
menghidupi kehidupan hari ini?

Alasan kedua, mereka yang terlalu menilai tinggi tentang masa depan mereka. Orang dalam kategori ini biasanya akan berkata, "Segalanya akan menjadi lebih baik, jadi saya akan lakukan nanti". Saya sering menemukan orang yang hidup dalam kategori ini, terus dalam
penantian. Orang - orang dalam kategori ini selalu mengharapkan yang
terbaik di masa depan, tetapi tidak melakukan apa pun untuk masa
sekarang. Akibatnya, kecenderungan orang seperti ini adalah selalu
menunda apa yang dikerjakan karena berpikir masa depan akan menjadi lebih baik secara otomatis.

Berbeda dengan kondisi tersebut, para pencipta masterpiece dalam
kehidupan ini tahu dengan apa yang disebut 'kekuatan dari sebuah
tindakan sekarang' (the power of doing it Now). Mereka paham,
apabila suatu tindakan disertai dengan goal yang spesifik, serta
melakukan hal - hal yang terbaik yang bisa dilakukan sekarang, akan
membuat hari ini menjadi suatu masterpiece hidup mereka.

Pada intinya, mereka pun percaya bahwa setiap orang sangat bisa
melakukannya, hanya saja memang dibutuhkan kesadaran, kedisiplinan
serta ketekunan untuk mulai melakukannya.

Penulis terkemuka Mark Twain, pernah mengatakan, "Action speaks
louder than words but not nearly as often". Kalau akhirnya hanya
berkata - kata saja dan membayangkan masa depan yang lebih baik
tanpa disertai dengan tindakan, hasilnya akan nol besar. Sebagai
seorang yang mau menjadikan setiap hari sebagai masterpiece
kehidupan, kita semestinya mempunyai tindakan yang spesifik yang
dapat menjadikan hari ini sebagai masterpiece pula.

Dengan demikian, masa depan kita juga akan menjadi lebih baik.
Karena itu, sederhananya, Anda bisa mulai membuat rencana minimal
tiga tindakan yang akan menjadikan hari ini sebagai masterpiece
dalam hidup Anda!

Alasan ketiga adalah orang yang terlalu meremehkan hari ini. Orang yang masuk dalam kategori ini biasanya kurang menyadari pentingnya hari ini. Bahkan penulis buku terkenal Dale Carnegie saja
mengatakan, "Today is life-the only life you are sure of. Make the most of today. Get interested in something. Shake yourself awake. Develop a hobby. Let the winds of enthusiasm sweep through you. Live today with gusto." Intinya, Dale Carnegie mengatakan begitu penting dan berharganya hari ini. Sangat disayangkan sekali jika hari ini dilewati dengan semangat biasa - biasa saja.

Bahkan, fisikawan Albert Einstein pun mengatakan hal yang sama soal
menghidupi hari ini, "Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow." Sebab, pada kenyataannya, ada begitu banyak yang bisa dilakukan dan dikembangkan pada diri kita hari ini.

Mari bangun terus apa yang bisa menjadi kekuatan diri kita, sehingga
kita bisa menjadi berkat bagi orang - orang di sekitar kita. Atau,
lakukan segala sesuatu yang membuat Anda merasa puas dengan apa yang Anda jalani hari ini. Nanti malam saat Anda merebahkan kepala Anda, sebelum tertidur, Anda dengan bangga mengatakan, "Terima kasih Tuhan. Hari ini telah saya lalui dengan melakukan berbagai hal yang luar biasa dalam kehidupan saya".

Akhirnya, bahkan saya ingin mengutip sekali lagi tantangan yang
diberikan oleh motivator dunia, Anthony Robbins, kepada kita
yakni "I challenge you to make your life a masterpiece. I challenge you to join the ranks of those people who live what they teach, who walk their talk.".

Ya, mari kita jadikan setiap hari dalam hidup ini sebagai mahakarya
dalam hidup kita. Andaikan saja setiap hari adalah masterpiece bagi
hidup Anda, dalam setahun saja sudah memiliki 365 hari penuh dengan
masterpiece. Ini akan membuat hidup Anda spektakuler! Mari mulai
jadikan hari ini sebagai masterpiece Anda!

Sumber: Jadikan Hari Ini Masterpiece Anda! oleh Anthony Dio Martin,
Managing Director HR Excellency